Kamis, 16 Januari 2014

Ulah Saya di Masa Kecil

Hari ini saya tidak bisa tertidur sehingga awalnya saya putuskan untuk bernostalgia ke youtube mencari video klip Band zaman dahulu seperti Gigi dll. namun tiba-tiba saya iseng memasukan nama saya sebagai keyword google dan ketemulah tulisan-tulisan saya di masa kecil yang saya post di www.kabarindonesia.com, sejak bulan Mei tahun 2007 atau hampir tujuh tahun yang lalu, berikut saya awali dengan puisi-puisi saya ;

Kata Hati Sang Pengemis Malang I
Terik Matahari Yang memanggang
Tak kuhiraukan
Ku hanya duduk termenung
Menunggu Belas Kasihan Orang Lain

Demi Anak dan Istriku
Demi Sesuap Nasi
Semuanya Ini
Hanya Demi Menyambung Hidup

Sedikit Demi Sedikit
Recehan Demi Recehan
Yang Kukumpulkan
Namun Tetap Tak bisa
Mensejahterakan Keluargaku 

Oh Tuhan.....Mengapa?
kau Berikan Cobaan Yang Berat Sekali
Mungkin karena Nasibku Yang Buruk
Yang S'lalu Buruk
Dan Yang Tak Pernah Beruntung

Kata Hati Sang Pengemis Malang II
Aku S'lalu Merasa Bahwa
Akulah Orang Termalang Di Dunia Ini
Namun Bila Memang Takdirku
Mengapa Tak Bisa Kupungkiri?

Ingin Rasanya
Mengakhiri Hidup Yang Hampa ini
Namun Ku Tak Bisa karena
Hidup Yang Segan  
Tetapi Matipun Enggan

Namun.....
Ku Tak Bisa T'rus bersedih
Ku Takkan Pernah Putus asa
ku Harus S'lalu maju karena
Tantangan Hidup
S'lalu Ada Di depan

Bogor,Pukul 19.45 WIB,Tanggal 29 mei 2007       


Pahlawan Bangsa

Wahai sang pahlawan bangsa
Jasa-jasamu tak terhitung
Kau korbankan semuanya
Demi masa depan yang cerah

Kau telah berjuang
Tak kau harapkan
Imbalan.......
Atas jasa-jasamu


Tak terbayangkan sekali
Bila tak ada engkau di sini
Namun sangat disayangkan
Engkau T'lah tiada di dunia ini....

kan kuhargai jasa-jasamu
hingga.....
malaikat maut
menjemput...........kami...

Bogor,23 Mei 2007 


Dan mungkin post terakhir saya di website tersebut adalah artikel tentang kondisi bahasa sunda pada tanggal 11 Oktober 2008 ;

Kondisi Bahasa Sunda
 
"Gue ini cool kan" kalimat seperti itu biasa diucapkan oleh pemuda zaman sekarang di Jawa Barat.

Mereka terlihat gengsi dan jijik terhadap bahasa daerah sendiri yaitu bahasa Sunda. Mereka lebih suka mengatakan sho what?? daripada kunaon.

Padahal kebudayaan sendiri harus kita jaga,mereka lebih suka menggunakan bahasa "campursari" antara gaul, Indonesia dan Inggris.

Aneh mungkin bahasa Inggris yang jauhnya ribuan kilo mereka sangat senang mengucapkan, masih bagus bila diucapkan tidak "campursari"

Jika tanah Sunda yang diinjak mereka, bahasanya malah mereka benci dianggap ketinggalan zaman.

Saya mengajak semua warga Sunda khususnya di Jawa Barat untuk menggalakan penggunaan bahasa sunda khususnya dengan orang Sunda agar bahasa ini tidak punah.


 -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Sungguh pagi hari ini saya tertawa dengan tulisan-tulisan saya di usia sebelas dan dua belas tahun dahulu, semoga di masa depan saya bisa menjadi penulis handal bahkan bisa merubah dunia ke arah lebih baik dengan tulisan saya.