Kamis, 10 Maret 2016

Menjadi Anggota Paduan Suara

   Sejujurnya hobi menyanyi adalah hobi baru saya, saya memang menyukai musik dan sempat mengikuti les gitar selama dua tahun sebelum stuck karena tiga kali gagal ujian kenaikan tingkat. Saat tahun 2012 saya menyanyi untuk mengganggu teman sekelas saya dengan suara fals (Serius!) dan tahun tersebut adalah tahun saya saya terkena "demam Dewa 19" hobi menyanyi kemudian mengantarkan saya pada pengalaman pahit dua tahun berturut-turut ditolak audisi penerimaan anggota baru Paduan Suara Mahasiswa (PSM) kampus lama saya.
     
   Kesempatan mengikuti kegiatan paduan suara akhirnya datang setelah saya pindah kampus, di PSM kampus baru saya sekarang tidak diadakan audisi dalam penerimaan anggota baru, audisi dilakukan untuk mengikuti kompetisi dan konser tahunan. Saya mendapatkan bagian suara bass I dan sempat nyaris ditunjuk sebagai tenor II saat ambitus, dua hal tersebut membuat saya semakin yakin saya adalah pria bersuara bariton, suara paling umum dimiliki pria di dunia. Sebelum ikut PSM saya sudah yakin saya adalah pria dengan jenis suara bariton setelah mencari referensi di Youtube,
   
   Sekarang PSM sedang menjalani latihan persiapan konser intern gabungan angkatan 2015 dan angkatan 2014 berjudul yang akan dilaksanakan pada 11 Mei 2016, efek latihan persiapan konser intern, muncul PSM yang ternyata sangat menyiksa sesungguhnya, seperti selalu harus konfirmasi bila akan telat atau tidak akan hadir latihan, sikap konduktor yang berubah lebih keras ketimbang saat latihan reguler belum lagi latihan yang dilaksanakan empat kali seminggu dan tiga kali diantaranya di kampus Bandung, setiap latihan berdurasi 4-5 jam, Sempat terpikir untuk keluar saja dari konser intern karena masalah latihan tiga kali seminggu di kampus Bandung yang menguras uang dan tenaga tersebut, tetapi saya selalu teringat apa yang ada dalam isi kepala saya saat pertama mengetahui penerimaan anggota baru di PSM Unpad tidak menggunakan mekanisme audisi. Sebelum diterima di Unpad saya berpikir kesempatan ikut PSM sudah lewat karena waktu itu saya belum terpikir untuk pindah kuliah.

"Saya sudah berpikir kesempatan menjadi anggota PSM sudah lewat, saya tidak menyangka kesempatan akan datang juga"
    Kalimat tersebut membuat saya mencoba naik motor menuju kampus Bandung dan ternyata naik motor selain lebih mengirit ongkos juga tidak semelelahkan naik kendaraan umum bagi saya, tidak membuat saya kelelahan seperti yang saya perkirakan. Akhirnya saya pun mencoba untuk terus berpartisipasi dalam konser intern, berharap acara ini sukses dan tentu berharap juga saya sukses mengikuti konser tersebut hehe.


(*)
Kepada siapapun yang menciptakan dan mempertahankan mekanisme tanpa audisi dalam penerimaan anggota baru PSM Unpad, Terima Kasih banyak!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Dilarang menggunakan bahasa tidak baik seperti sara,porno