Sabtu, 26 Maret 2016

Heteroseksual

      Ya, saya memiliki orientasi seksual heteroseksual, yang membuat saya tertarik pada lawan jenis. Ekspresi gender saya pun maskulin, sejak kecil saya sudah merasa sama seperti laki-laki kebanyakan, merasa nyaman dilahirkan sebagai laki-laki. Karena memang sudah dasarnya menyukai lawan jenis, bila seseorang memaksa saya untuk mengubah orientasi seksual saya tentu saya akan berontak! Bila seseorang memaksa saya untuk mengubah ekspresi gender saya, meskipun saya menyukai beberapa kegiatan yang dianggap 'feminin' seperti menari dan main congklak juga tidak menutup kemungkinan untuk bekerja di bidang yang dianggap feminin (Ahli Tata Boga, Tata Busana atau Tata Rias), saya akan berontak! gak mungkin dong saya yang maskulin nyaman kalau harus pake high heels setiap datang ke pesta pernikahan, pakai make up setiap pergi ngaji dan berbicara lemah gemulai setiap saat.


Mengapa muncul ejekan "homoseksual" pada seseorang yang terlalu lama menjomblo atau enggan dicomblangkan? Sementara para homoseksual sendiri banyak yang menjalin hubungan pacaran/taaruf/pernikahan dengan lawan jenis. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Dilarang menggunakan bahasa tidak baik seperti sara,porno