Jumat, 28 November 2008

Tiga berandal (2)-

Sulit sekali bagi kami tangkap wanita ini cepat larinya,sampai ternyata kami masuk ke kelas kami sendiri mencarinya “Kemana Makhluk Itu? Kaya tupai” kata Adi ternyata di bawah bangku ku dia curi diariku”Ahmad Ali Ahadi diary anak buahmu kubaca ya” Omongan Eri mengejutkan kita semua 3 berandal minus Uud “Kejar ke ujung dunia itu diariku adi!!!”aku sangat terkejut,aku takut bila ia baca dan membaca Kata “BERENGSEK SEKALI AYAHNYA ADI GARA GARA IA Kakakku DIPENJARAKAN AKAN KUBUNUH AJUN KOMISARIS BESAR ITU” dan mulut eri yang seperti ember walau sikap Adi yang tenang aku takut ia Murka,dan putuslah persahabatan tiga sekawan ini.
Tapi ternyata Eri dengan baik,tenang Memberikan diary itu Sikap itu membuatku tetap naik darah walau ia perempuan”Lain kali kucongkel mata dan gendang telingamu jangan curi diaryku lagi nyonya.” Aku tahu itu aksi balas dendamnya Pada ku aku pernah membaca diarynya dan ternyata Dia cinta pada Uud,Penasihat besar Aku dan Adi,Sejak itu dia bertekad Mengetahui siapa wanita yang di cintaiku,Ah tapi sayang aku belum pernah merasakan jatuh cinta seperti ia.
Eri memang dekat sekali dengan Uud,Rumahnya,sekolahnya,Hubungan nya baik pula dengan orang Ramah dan tampan yang sekarang kakinya terkilir itu,mungkin karena itu Eri cinta dengan Uud walau Uud Ini Jauh lebih miskin dibanding 2 berandal lainya maupun Eri yang memujanya Tiba tiba Adi Berkata Pada Eri “Sudahlah Neng,wajar kalau Kamu balas dendam pada anak itu tapi percuma ia belum pernah merasakan jatuh cinta seperti kita”,Eri pun menjawab “Tapi Aku orang yang malu mengatakan Mengungkapkan perasaanku padanya Orang ini membuat saya sulit tidur,sulit makan,dan tidak konsentrasi Dalam belajar.”
“mulai sekarang kita damai saja,Memang jatuh cinta itu indah tapi kita harus berjuang Ri”Kata adi,Mendengar Ucapan itu Eri pun lebih tenang,untuk pertama kalinya Tiga sekawan berandal berdamai dengan Pentolan perempuan ada kesamaan antara Adi dan Eri sama sama orang sunda,juga banyak yang suka pula.

Kelas 6 pertengahan juli semester 1
Uud akhirnya masuk sekolah kembali Dan Tiga Berandal pun komplit kembali 5 hari ini,Adi dan Eri berhubungan baik Hal ini pun membuka peluang untuk beberapa cewek yang suka dengan Adi seperti:Titi,Desi,Rina,dan nova Grup band Cewek satu satunya di sekolah:kwartet Besok adalah Kompetesi band antar sekolah Grup band kami dan kwartet adalah Wakil SDN TENTARA 1 tugas kami mempertahankan Gelar juara musuh kami yang berat ada sekitar 8 sekolah yang ikut andil dalam Lomba. Dengan semangat Adi berkata “Ayo kita menangi perlombaan itu”
Tapi esok adalah Hari yang berat Kami di tinggal 1 personel drummer kami Herdi pindah ke Sumatra,terpaksalah Desi menjadi drummer kwartet dan Band kami Sunda Band dan aku takut pula Permainan Drum desi tak serasi dengan permainan Gitar rhytim Adi yang bergaya cepat dan permainan Gitar Melodi Uud Tak serasi dengan bass Kuditambah aku takut suaraku Tak sebanding dengan musuh yang lain.
“Adi aku takut suaraku tak sebanding dengan sekolah lain dan grup band cewek itu dan permainan Bass ku tak mampu menyeimbangi Gitar kalian”
“ tenang Kabe kalau kita bersama kita pasti bisa” Jawab Adi “Adi ganteng” Desi menganggu dia memang suka pada adi”kau permainanmu sesuaikan dengan kita bertiga ya!”adi menegur agar esok ia bisa bermain drum secara baik “itu gampang say” desi menjawab, adi pun marah”pergilah jangan ganggu persahabatan tiga sekawan setelah kompetisi urusan selesai.”
Hari yang di tunggu pun tiba Sepertinya melihat sekolah lain kami akan kalah tibalah giliran kami “SUNDA BAND” panggil Juri dengan percaya diri di panggung aku berkata “perkenalkan kami sunda band berposisi saya Veri pada vocal dan bass rekan saya Adi pada Gitar dan keyboard Dan di sebelah kiri saya Uud pada gitar di belakang saya drummer sementara kami bernama desi,ternyata diluar dugaanku dalam membawakan lagu shepia Kami bertiga plus desi bermain sangat baik, permainan Keyboard Adi benar benar memberi efek Yang hebat pada lagu shepia tadi,permainan Bass ku bisa mengimbangi permainan ke 2 gitaris itu Drummer juga bermain sangat baik rupanya ketampanan Adi lah yang membuat Desi bermain Bagus untuk kami Padahal permainan drum nya pada saat grup kwartet tampil biasa saja,terlihat loyo setelah manggung,tapi yang terpenting Kami juara
“Tuh kan say aku memberimu Hadiah juara angkatlah aku jadi drummer band kamu say”kata Desi keesokan harinya Adi pun hanya berusaha menjauhi Desi berbaik hati sedikit karena permainan drumnya Sangat baik kemarin”gila lo ya giliran band Kita main biasa saja giliran Band Gebetan lo lo bisa main bagus” pentolan band kwartet Nova Memang sedang konflik band itu gara gara Keempatnya suka dengan adi.

“Kabe”seseorang memanggilku ternyata adik kelas bernama Juki ia ingin mendaftar sebagai drummer sunda band dan saat kubawa pada Uud dan adi dan melihat permainan drumnya “bagus sekali dik kamu diterima lagipula Cuma kamu yang melamar”Kami langsung menerimanya.
Kelas enam adalah kelas dimana kami tidak pernah bolos lagi hanya untuk naik kendaraan kesenangan kami kereta api sehingga hanya libur karena rapat atau pulang cepatlah yang bisa menjadi harapan kami untuk naik kereta suatu hari kami naik kereta siang Bolong seharusnya les di sekolah saat itu tapi libur misterius saat ia diberi karcis oleh kami bertiga ia malah cemberut.”Misterius sekali kondektur tadi lebih suka uang suap 1000 rupiah” ya inilah rangkaian lambat tujuan sukabumi kami turun di stasiun batutulis kami melihat inilah Indonesia orangnya tidak mencintai Negara sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Dilarang menggunakan bahasa tidak baik seperti sara,porno